Laman

19 Juni 2010

Wujudkan Internet Sehat yang Terkendali

Kemajuan informasi dalam dunia blog ini telah disurvey, ditahun 2010 ini ada lebih dari 1 Juta blogger diIndonesia yang dan  10 tahun terakhir ini sudah sangat berkembang dengan pesatnya sehingga peluang-peluang akan bisnispun semakin terbuka dalam alternatif berpromosi, hingga pada akhirnya dipertengahan tahun 2010 ini sudah terlihat dengan jelas sebuah persaingan ingin mendapatkan popularitas dari sebuah website untuk bidang-bidang tertentu. jutaan indonesia saling bersaing merebut tempat-tempat teratas, saling berebut pengunjung dengan berbagai kreatifitas dan seni dalam blogging.


Keadaan ini tentunya sebuah hal positif dalam mengembangkan bakat, minat dan hobby, pada masing -masing orang. Namun entah mengapa di negara kita ini selalu saja diwarnai dengan berbagai aktifitas kecuranga ndalam dunia blogging, mulai dari copy paste artikel hingga aksi-aksi berupa penipuan terhadap orang awam. Situasi ini sungguh sangat memukul dan mencoreng citra blogger Indonesia sejati.

Menurut Saya, upaya dalam meminimalisir tindak kejahatan ini adalah jika pemerintah turut serta dalam membatasi penyebaran Informasi di Internet ini secara tegas. Memang tak semudah untuk dibayangkan karena butuh proses panjang yang bebelit-belit dan juga selalu saja berbentrokan dengan masalah hak dan kewajiban. Dengan menutup semua hosting gratisan ini dan hanya menyisakan  hostingan yang berbayar, kemungkinan ini cukup untuk memperlambat laju pertumbuhan kriminalitas di Indonesia.

Dengan adanya keberadaan hosting gratisan ini seseorang bisa dengan mudah membuat situs-situs porno, perjudian, penipuan dsb yang mementingkan diri sendiri. Namun ini semua memang merugikan penyedia hosting beserta pengguna hosting gratisan, terutama yang serius dalam mengelola website secara jujur dan benar. Selain mentiadakan hosting gratisan semua layanan freedownload ada baiknya dihapuskan di Indonesia, karena layanan free download ini jelas melanggar undang-undang mengenai Copyrigt (Hak Cipta) terkecuali ada izin dari produsennya., karena itu juga merupakan suatu penjajahan dalam taraf kecil, Sayapun tidak mau bilamana karya saya mudah didapatkan tanpa ada uangnya

Sosialisasi undang-undang ITE-pun dirasa cukup kurang dan belum dapat dirasakan efektifitasnya, dan Jika saja UU- ITE itu di sosialisasikan secara berkala tentunya generasi-generasi barupun menjadi lebih mengerti dan berhati-hati dalam penyebaran Informasi di Internet..

Hanya Hosting yang berbayar yang diperbolehkan untuk dipajang diinternet, ya hal ini pun mudah kita jawab, biasanya penjahat kelas teri ini malas melakukan tindak kriminal dengan modal.

Kitapun harus mengerti bahwa hal ini akan membatasi banyak kalangan dalam menyalurkan aspirasinya di Internet, namun ketidaknyamanan kita di Internet ini adalah demi mencapai masa depan anak cucu kita dengan Internet Sehat yang Terkendali ( IST ). Dengan situs" yang bersaing dalam bidang pengetahuan untuk menunjang pendidikan dan kebudayaan, sehingga menambah wawasan dan melahirkan generasi cerdas yang berkesinambungan.
Berikut ini adalah pertanyaan yang bisa anda jawab sendiri :

  1. Apakah anda mau? bila seorang anak/adik anda yang belum menginjak dewasa, dengan mudah melihat halaman website yang sering anda lihat berupa pornografi?
  2. Bagaimana bila anak/adik anda meniru semua yang ada pada halaman website tersebut.
  3. Bilamana anda menjadi seorang puitisi, penyanyi, penulis..! apakah anda mau karya yang anda buat dengan susah payah, dibajak dan didapatkan banyak orang dengan mudah dan gratis sehingga mengurangi pendapatan anda..?
  4. Apakah anda mau 10 tahun mendatang kita menjadi Negara no.1 pembajakan Karya Cipta?
  5. Apakah anda ingin Kita dilecehkan di semua belahan bumi ini..?


Kutipan bait lagu iwan fals-negriku

“Negriku negri para penipu terkenal kesegala penjuru…
Tentu saja bagi yang tak tahu malu inilah sorga…sorganya sorga…..”

Jadi Intinya KESADARAN MANUSIA lah yang menentukan kisah ini dapat terselesaikan.



“..Artikel Apa sih ini…Ga Jelas banged deh….hihihiihihhiihih…”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar