Laman

31 Mei 2010

PIALA DUNIA DIMANFAATKAN OLEH SPAMMER

Topik mengenai bencana alam yang baru-baru ini terjadi di Haiti dan Cili menjadi sasaran empuk para penjahat cyber. Mereka berhasil membuat para korbannya terjebak untuk membuka pesan spam di dalam Inbox. Di saat dunia sudah kembali berusaha untuk bangkit kembali dari keterpurukan akibat bencana alam dan frekuensi bencana alam yang sudah mulai menurun, maka para penjahat cyber mulai kehilangan akal untuk membuat jebakan baru. Namun, baru-baru ini mereka mulai mendapatkan angin segar. Piala Dunia akan segera dimulai!

Para penggemar sepak bola harus segera memperkuat pertahanan komputer mereka saat berinternet. Rekan-rekan CHIP di Symantec memperkirakan kalau Piala Dunia yang akan dimulai pada 11 Juni 2010 akan menjadi salah satu acara yang paling menjadi target dari para pembuat malware dan spam tahun ini.

Anda harus menghindari subjek-subjek seperti ini: jenis e-mail undian palsu (biasanya ditulis dengan judul “Free Tickets to FIFA World Cup”), pembuatan kartu ATM atau kartu kredit palsu di Afrika Selatan, website terinfkesi yang memfasilitasi perdagangan stiker atau kartu koleksi, dan lampiran e-mail terinfeksi yang berisi informasi mengenai Piala Dunia. Untuk mendapatkan informasi lebih lengkap agar tetap aman berinternet dan berdiskusi dengan sesama pecinta sepak bola, Anda dapat mengunjungi www.2010netthreat.com  untuk informasi terbaru tentang peringkat scam, spam, phishing,dan program jahat.
 
Pesan scam dan phishing pada bulan Maret mencapai 17% dari keseluruhan spam, menurun 2% dari bulan Februari. Setelah gempa bumi tragis di Haiti dan Cili, tidak ada lagi bencana alam baru yang bisa dimanfaatkan oleh spammer. Spammer kini lebih memfokuskan pada event musiman dan event yang tercatat di kalender seperti liburan Paskah untuk mengirimkan pesan spam.
Berdasarkan ukuran file spam, terjadi peningkatan yang cukup besar pada pesan spam yang mempunyai ukuran file antara 5kb dan 10kb (meningkat lebih dari 10%), yang terkait dengan terjadinya peningkatan pada spam lampiran. Secara keseluruhan, spam menyumbang sebesar 89.34% dari keseluruhan pesan pada bulan Maret, dibandingkan dengan 89.99% pada bulan Februari.
 

sumber : www.chip.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar